Posted by: geistijany on: Desember 31, 2008
terpujilah Tuhan untuk tahun baru yang menghampiri kita semua, penghuni langit dan bumi
Posted by: geistijany on: Desember 5, 2008
…Seperti dikejutkan kembali bahwa seni disebut seni bukan karena ia bisa diuangkan. Seperti juga kebenaran, bukan disebut demikian karena dianut banyak orang….
Keindahan bisa hinggap pada apa saja. Itulah kenapa menghadapi keindahan adalah suatu tindakan yang sangat subjektif dan personal karena setiap orang selalu ditakdirkan menghadapi apa saja. Menghadapi karya Brey dan memerhatikannya, seperti saat [...]
Posted by: geistijany on: September 14, 2008
Pengalaman seperti tak mau berpisah dari pemikiran. Aku mengalami sesuatu yang baru-baru ini menghidupkan getar-getar pikiranku. Ini aneh. Seakan-akan aku diberi kejutan, bahwa yang sedang bergeliat dan bergetar dalam pikiranku membentuk dunia pengalamanku. Keduanya terlihat tarik-ulur dan saling berdialog di dalam dunia internalku. Kata temanku, unifikasi 2 matriks itu “bikin kepalamu krowak!”. Tak apa. Itu [...]
Posted by: geistijany on: Agustus 5, 2008
Setiap kali berpidato di hadapan rakyatnya, Umar ibn Abdul Aziz selalu menyampaikan muqaddimah seperti ini:
Innamā khuliqtum lil ābad…lakinnakum tantaqilūna min dārin ilā darin
”Sesungguhnya kalian diciptakan untuk keabadian, hanya saja kalian harus perlu pindah-pindah dari satu dunia ke dunia lain.”
Barangkali dalam sejarah peradaban Islam-Arab, hanya dia sosok pemimpin politik yang sekaligus filosof, seorang aristokrat yang merasa [...]
Posted by: geistijany on: Juli 17, 2008
buat mj_kymous
Siapapun tak akan mengingkari bahwa sekolah adalah lembaga pengetahuan, tempat transmisi segala macam ketrampilan, tempat regenerasi pelaku-pelaku peradaban, dan—terlebih lagi—merupakan basis pembentukan karakter manusia: sebuah lembaga yang melempangkan jalan bagi penanaman tata etika moral dan intelektual kognitif. Karena memang sudah menjadi anggapan umum, bahwa pengetahuan tidak bisa dimonopoli oleh hanya segelintir orang. Sekolah adalah [...]
Posted by: geistijany on: Juni 22, 2008
Kemarin seorang kawan mengajakku membicarakan karakter peradaban Islam. Katanya, mengutip Nasr Hamid Abu Zayd, bahwa “..peradaban Barat adalah peradaban nalar, sedangkan peradaban Islam adalah peradaban teks…” (sayangnya, diskusi ini hanya lewat sms!) Bagi Barat, Nalar merupakan fakultas ultimate yang inhern pada manusia…segenap hukum semesta dapat hadir dalam pikiran rasional manusia melalui teori-teori formal. Sedangkan bagi [...]
Posted by: geistijany on: Juni 20, 2008
Sudah dua hari ini aku di kampung halaman. Bersua dengan keluarga. Setelah sekian lama aku tak pulang, rasanya mencair sudah beban rinduku pada mereka. Masih ingat aku, bagaimana setelah ujian akhir semester, masih ada urusan-urusan yang membuat rencana mudikku terkatung-katung. Terkendala dan harus aku pending sementara waktu. Memang menyebalkan, bagimu. Tapi lain soal, bagiku. Kita [...]