Willkommen…zu meiner Website

selembar ruh

Posted on: September 15, 2008

one sheet of spirit

one sheet of spirit

Selembar ruh

Tampak meringis oleh kepedihan

Kenapa ia? Bukankah kematian berarti kembali pada asal?

Adakah asal yang berupa ketiadaan?

Aku ingin berkenalan dengan sosok malaikat telanjang itu…

Begitu polos dan lugu, tapi sekaligus sadis dan keras

Kepalanya botak, tapi belum tentu ia bisa berpikir

Yang ia bisa lakukan, sendika dhawuh dengan ketentuan Mutlak

Terkadang ingin juga, bagaimana rasanya keadaan nihil pikiran itu?

Kendaraannya awan…penyimpan air hujan, dan peneduh saat kepanasan

Seperti lakon dragon ball: protagonisnya berkendara awan kintoun..

Kurasa malaikat bukan protagonis, seperti juga setan bukan antagonis…

Dan dia juga bukan penakluk alam, pengendara angin ataupun awan…

Tapi sang ruh tetap saja tampak meringis…

karena tak kuasa menolak ketika dicerabut dari sang tubuh

tiba-tiba ingin rasanya ‘ku menghajar malaikat itu:

betapa ia tak hormati selembar jubah Tuhan, jubah yang dikenakan-Nya saat turun ke alam sejarah

4 Tanggapan to "selembar ruh"

ck ck ck..untung aja RUU pornografi dan pornoaksi belum disahkan…

sungguh, sebentuk luaran yang biasanya luar biasa!

–masih berkarya

Halo Bro…
Ini Tyjani yang dulu kukenalkah? Wah banyak menulis sekarang ya…Salam! keep in touch Bro!
kalo sempet tengok2 blogku ya
http://www.muallaqatforum.blogspot.com
http://www.tjlatjapanpoetryforum.wordpress.com
http://www.buletincangkir.wordpress.com

bim, kamu makin progresif aja, keep your good job!

Ini masuk pasal RUU Pornografi nih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: